Ketum PPP Imbau Penceramah Cerminkan Kelembutan Saat Tausiah
Ketum PPP Imbau Penceramah Cerminkan Kelembutan Saat Tausiah

By Ady Muzadi 04 Des 2018, 08:56:48 WIB Seputar PPP
Ketum PPP Imbau Penceramah Cerminkan Kelembutan Saat Tausiah

Jakarta - Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy, mengimbau agar penceramah menunjukkan kelembutan dalam menyampaikan tausiah. Ia mengaku sering melihat masih banyak penceramah yang menampilkan wajah marah serta mudah marah dan mencela ketika melihat kesalahan.

"Sekarang bawa Islam ke sini, ketika melihat orang salah langsung marah-marah. Bagaimana akan membuat Islam mudah diterima kalau yang membawakan saja mudah marah-marah," kata Rommy dalam keterangan tertulis, Minggu (2/11/2018).

Di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW ini, Rommy meminta semua pihak lebih meneladani akhlak nabi. Khususnya untuk para mubalig yang setiap waktu sering manyampaikan pesan tentang Islam kepada umatnya.

Seorang mubalig, kata Rommy, harus bijaksana melihat permasalahan umatnya, yakni tidak mudah menyalahkan apalagi sampai mudah marah-marah. Bahkan jika ada orang yang bersalah dan menentang dakwahnya, ia perlu memintakan ampunan atas orang tersebut.

"Senjata Kanjeng Nabi Muhammad saat berdakwah adalah kelembutan. Tidak suka marah dan selalu memintakan ampunan bagi orang yang berbuat salah," jelasnya.

Ia juga mengatakan akhlak yang penuh kelembutan merupakan bukti keberhasilan Nabi Muhammad SAW dalam menyukseskan dakwah Islam. Bahkan jauh lebih sukses dibanding para nabi sebelumnya karena pendekatannya juga lebih baik.

Dikatakannya, sebelum mendengarkan dakwah nabi di masa hidupnya, orang-orang terlebih dahulu sudah mencintai Nabi Muhammad SAW karena memiliki akhlak mulia. Hal ini memudahkan Nabi Muhammad SAW menyampaikan pesan kenabian dan akhirnya orang mudah untuk menerima ajaran Islam.

"Akhlak Kanjeng Nabi itu membuat orang jatuh cinta dan kemudian membuat mereka jatuh cinta kepada Islam," pungkasnya.
(ega/prf)

Sumber : detik.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment